JAKARTA - Menjelang periode Ramadan hingga Idulfitri, aktivitas transaksi masyarakat biasanya mengalami peningkatan signifikan.
Kebutuhan uang tunai untuk berbagai keperluan seperti belanja, perjalanan, hingga pembagian tunjangan hari raya membuat perbankan perlu memastikan ketersediaan likuiditas yang memadai bagi nasabah. Oleh karena itu, bank-bank besar di Indonesia mulai menyiapkan strategi operasional agar layanan tetap berjalan lancar selama periode tersebut.
Salah satu langkah yang dilakukan adalah memastikan persediaan uang tunai cukup untuk memenuhi lonjakan permintaan transaksi. Selain itu, bank juga memperkuat jaringan layanan baik melalui kantor cabang, mesin ATM, maupun kanal digital agar nasabah tetap dapat melakukan berbagai transaksi secara mudah selama masa libur Lebaran.
Persiapan Dana Tunai untuk Kebutuhan Transaksi
PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI) menyiapkan uang tunai sebesar Rp 25 triliun untuk memenuhi kebutuhan transaksi masyarakat selama periode Ramadan hingga Lebaran 2026.
Direktur Operations BRI, Hakim Putratama mengatakan, persediaan kas tersebut disiapkan untuk memastikan kelancaran transaksi nasabah selama masa libur Hari Raya Idulfitri.
“Persediaan kas yang kami siapkan tahun ini sekitar Rp 25 triliun. Angka ini sudah kami analisa secara optimal dan dipastikan cukup untuk mendukung kebutuhan transaksi nasabah,” ujarnya di Jakarta.
Hakim menjelaskan dana tersebut berasal dari saldo kas BRI sebesar Rp 19,7 triliun ditambah kebutuhan kas harian selama masa operasional sekitar Rp 5,3 triliun.
Tren Penurunan Persediaan Uang Tunai
Meski demikian, jumlah uang tunai yang disiapkan tahun ini tercatat menurun dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Hal ini seiring dengan meningkatnya penggunaan layanan digital banking oleh nasabah.
Ia mencontohkan pada 2024 BRI menyiapkan kas sebesar Rp 29 triliun. Sementara pada 2025 jumlahnya turun menjadi Rp 27 triliun.
“Tahun ini kami siapkan Rp 25 triliun. Penurunan ini sejalan dengan semakin meningkatnya penggunaan layanan digital banking,” jelasnya.
Penurunan kebutuhan uang tunai tersebut menunjukkan adanya perubahan perilaku transaksi masyarakat yang kini semakin banyak memanfaatkan layanan perbankan digital untuk berbagai kebutuhan pembayaran maupun transfer dana.
Layanan Kantor Cabang Selama Libur Lebaran
Selain memastikan ketersediaan kas, BRI juga tetap membuka layanan operasional di sejumlah kantor cabang selama masa libur Lebaran.
Hakim menyebutkan sebanyak 186 kantor cabang dan kantor cabang pembantu akan tetap beroperasi pada tanggal tertentu, yakni 18 Maret 2026, 20 Maret 2026, 23 Maret 2026, dan 24 Maret 2026 selama periode Idulfitri.
“Layanan kantor akan beroperasi mulai pukul 08.00 hingga 15.00 untuk melayani kebutuhan transaksi nasabah,” katanya.
Dengan tetap beroperasinya sejumlah kantor cabang tersebut, masyarakat masih dapat melakukan berbagai layanan perbankan secara langsung, termasuk penarikan uang tunai, setoran, maupun kebutuhan transaksi lainnya selama periode libur.
Penguatan Kanal Digital dan Jaringan Transaksi
Di sisi lain, BRI juga mengandalkan berbagai kanal digital dan jaringan transaksi untuk memastikan layanan tetap berjalan optimal selama periode libur.
BRI memiliki 9.657 mesin ATM dan CRM yang tersebar di berbagai wilayah. Selain itu, terdapat lebih dari 280.000 mesin EDC di jaringan merchant yang tersedia di berbagai pusat perbelanjaan dan restoran.
Tak hanya itu, BRI juga didukung oleh sekitar 1,2 juta AgenBRILink yang dapat membantu masyarakat melakukan berbagai transaksi keuangan.
Untuk menjaga kualitas layanan, BRI menargetkan tingkat ketersediaan sistem atau service level indicator (SLI) seluruh jaringan layanan seperti ATM, EDC, dan CRM tetap berada di atas 99%.
“Dalam semangat transformasi, kami berkomitmen menjaga seluruh jaringan layanan tetap optimal agar kebutuhan transaksi nasabah selama Ramadan dan Lebaran dapat terpenuhi,” ujar Hakim.
Layanan Contact Center Tetap Beroperasi 24 Jam
Selain jaringan transaksi fisik dan digital, BRI juga memastikan layanan bantuan nasabah tetap tersedia sepanjang waktu selama periode Ramadan hingga Lebaran.
Layanan contact center BRI tetap beroperasi selama 24 jam melalui kanal suara, non-voice, maupun layanan mandiri (self-service). Nasabah dapat menghubungi layanan tersebut melalui BRI Contact Center 1500017 maupun layanan digital seperti Sabrina untuk mendapatkan bantuan transaksi selama periode Ramadan dan Lebaran.
Dengan berbagai langkah tersebut, BRI berupaya menjaga kelancaran layanan perbankan bagi masyarakat yang menjalankan aktivitas ekonomi dan keuangan selama bulan Ramadan hingga perayaan Idulfitri. Berbagai infrastruktur layanan yang disiapkan diharapkan mampu mendukung kebutuhan transaksi nasabah secara optimal, baik melalui jaringan kantor cabang, mesin transaksi, maupun platform digital yang tersedia.