Pemkab Tangerang Gelar Warteksi Gemilang Triwulan III, Beras Premium 2 Kg Dijual Rp 7.000

Pemkab Tangerang Gelar Warteksi Gemilang Triwulan III, Beras Premium 2 Kg Dijual Rp 7.000

TANGERANG — Warteksi Gemilang Triwulan III Tahun 2026 menyediakan delapan komoditas kebutuhan pokok dengan harga bersubsidi dari Pemerintah Kabupaten Tangerang. Selain beras premium, warga bisa membeli gula pasir Rp 12.000, minyak goreng Rp 13.500, bawang merah Rp 20.000, dan bawang putih Rp 20.000.

Komoditas lain yang dijual adalah cabai merah keriting Rp 25.000, cabai rawit merah Rp 50.000, dan cabai rawit hijau Rp 30.000. Seluruh harga tersebut telah dipotong subsidi pemda dan hanya berlaku di lokasi Warteksi yang ditentukan.

Dua Lokasi, Antusiasme Warga di Panongan dan Gerai Tangerang Gemilang

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Tangerang Resmiyati Marningsih menyebut Warteksi Triwulan III digelar di dua titik, yakni Kecamatan Panongan dan Gerai Tangerang Gemilang. Menurutnya, harga yang dipatok jauh lebih murah dibanding pasar karena subsidi pemda cukup besar.

"Antusias warga luar biasa. Masing-masing harga ini subsidi dari pemerintah daerah bervariasi, tapi cukup besar. Seperti beras premium cukup dibayar Rp3.500 perkilo, kami jual di sini 2 kilo, jadi cukup dibayar masyarakat Rp7.000 saja," ujar Resmiyati.

Dinas Perindustrian dan Perdagangan mencatat tingginya permintaan pada setiap gelaran Warteksi. Stok delapan komoditas disiapkan untuk mengantisipasi lonjakan pembeli di hari pelaksanaan.

Beras Premium Rp 7.000 per 2 Kg, Selisih Rp 23.200 dari Harga Pasar

Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid menegaskan subsidi tersebut menyasar langsung kebutuhan pangan harian warga. Ia mencontohkan selisih harga beras premium yang mencapai Rp 23.200 per dua kilogram.

"Beras premium 2 kilo yang harusnya dibeli masyarakat di pasaran Rp30.200, di sini hanya Rp7.000. Alhamdulillah, dengan program Warteksi ini bisa meringankan beban masyarakat," katanya.

Warteksi merupakan program rutin Pemkab Tangerang yang dilaksanakan empat kali dalam setahun. Tingginya antusiasme warga mendorong munculnya permintaan agar frekuensi pelaksanaan ditambah dan jenis komoditas diperluas.

Pemkab Buka Opsi Tambah Komoditas di Triwulan IV

Maesyal menyatakan pihaknya membuka kemungkinan menambah variasi kebutuhan pokok pada gelaran Triwulan IV. Penambahan itu akan disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah.

"Nanti kita usahakan di Triwulan IV bisa lebih bervariasi jenis kebutuhan pokok yang dijual oleh Warteksi ini untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Mudah-mudahan ini bisa berjalan sampai akhir tahun dan tahun berikutnya kita usahakan bisa bertambah sesuai kemampuan keuangan daerah," ungkapnya.

Selain menjaga keterjangkauan harga, Warteksi diarahkan untuk menahan laju inflasi daerah dan mengerek daya beli masyarakat. Resmiyati menyebut dua target utama program ini adalah kestabilan harga dan peningkatan kemampuan beli warga terhadap kebutuhan pokok.

"Harapannya adalah yang pertama terjadi kestabilan harga. Kita tujuannya adalah menjaga inflasi, jadi kita harapkan dengan kegiatan ini harga tetap stabil dan terjangkau, serta daya beli masyarakat meningkat. Artinya, masyarakat bisa membeli kebutuhan pokok delapan komoditi ini dengan harga murah," pungkasnya.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index